Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/distanak/public_html/config/koneksi.php on line 12
Langkah-Langkah Membuat Lobang Tanam
Kamis, 12 Juni 2014 - 15:29:46 WIB
Langkah-Langkah Membuat Lobang Tanam
Diposting oleh : BBITPH
Kategori: Data UPTD BBITPH - Dibaca: 1392 kali

 

LOBANG TANAM

LANGKAH AWAL YANG SANGAT MENENTUKAN

(http://leira-fruit.blogspot.com)

 

 

Menyaksikan tanaman buah yang tumbuh dengan sehat dan kuat serta mampu berbunga dan berbuah dengan optimal menjadi impian yang sangat diharapkan oleh semua orang yang menanam tanaman buah.

Persiapan awal yang harus dilakukan sebelum menanam selain persiapan bibit yang baik adalah persiapan pembuatan lubang tanam yang kelihatannya merupakan hal yang sangat sepele, namun kesalahan kecil dalam pembuatan lubang tanam akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pertumbuhan tanaman selanjutnya. Pengaruh tersebut akan berlangsung dalam kurun waktu yang sangat panjang dan sangat mungkin dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak sesuai dengan yang diharapkan (pertumbuhan lambat, mal nutrisi, waktu tunggu tanaman berproduksi menjadi lebih lama, tanaman rentan terhadap serangan hama penyakit, dan sebagainya). Oleh karena itu lubang tanam harus dipersiapkan dengan baik, sebaik kita mempersiapkan bibit sebelum menanam.   

Manajemen lubang tanam dimulai dengan memodifikasi ruang tumbuh akar pada awal pertumbuhan tanaman dengan menyediakan ruang tumbuh yang ideal, khususnya bagi pertumbuhan akar. Bibit yang ditanam umumnya adalah bibit yang berukuran kecil, kurang dari 1,5 meter bahkan ukurannya bisa lebih kecil lagi, hanya 0,5 meter misalnya. Ibarat bayi atau balita yang sedang tumbuh, lingkungan pertumbuhan adalah sesuatu hal yang bersifat kritis, artinya lingkungan tumbuh yang baik akan mendukung pertumbuhan bibit menjadi lebih baik, begitu sebaliknya. Dengan menyediakan ruang tumbuh yang ideal, akar tanaman akan tumbuh dengan optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman di atas tanah. Manifestasi kualitas pertumbuhan akar yang baik tercermin pada pertumbuhan tanaman yang sehat dan kuat, dan sebaliknya kualitas pertumbuhan tanaman akan terlihat lambat dan jelek jika pertumbuhan akar di dalam tanah terhambat.

 

Berikut langkah-langkah dalam manajemen pembuatan lubang tanam :

·         Tentukan titik letak penanaman di halaman atau kebun dengan mempertimbangkan jarak tanam yang dikehendaki (berkaitan dengan populasi tanaman per satuan luas). Bersihkan sekeliling calon lubang tanam dari rumput, sampah, maupun batuan yang mungkin terdapat di situ;

·         Gali lubang tanam dengan ukuran minimum 50x50x50 cm untuk bibit tanaman berukuran kecil (tinggi 0,5 meter), ukuran 75x75x75 cm untuk bibit tanaman berukuran sedang (tinggi 1 meter), dan ukuran 100x100x100 cm untuk bibit tanaman berukuran besar (tinggi 1,5 meter atau lebih);

·         Bersihkan lubang tanam yang telah jadi dari batu, kerikil, sisa akar, maupun kotoran lainnya sehingga lubang tanam terlihat bersih dan rapi;

·         Taburkan pupuk fosfat dalam bentuk Rock Phosphate (RP), Triple Super Phosphat (TSP), atau SP36 (Super Phosphat 36), di bagian bawah lubang tanam sebanyak 100 gram untuk lubang tanam ukuran 50x50x50 cm, sebanyak 150 gram untuk lubang tanam ukuran 75x75x75 cm, dan sebanyak 200 gram untuk lubang tanam berukuran 100x100x100 cm;

·         Siapkan pupuk kandang (pukan) dalam bentuk kotoran hewan (kohe) matang dan terfermentasi sempurna dalam jumlah cukup.

Untuk jenis tanah-tanah berat yang liat dengan kandung fraksi lempung yang tinggi, bisa menggunakan komposisi 1 hingga 1,5 bagian pukan/kohe dicampur dengan 3 bagian tanah. Untuk jenis tanah sedang dengan kandungan fraksi lempung, debu, dan pasir seimbang, dapat dicampurkan 2 bagian pukan/kohe dengan 3 bagian tanah. Sementara pada tanah-tanah dengan kandungan fraksi pasir yang tinggi, menggunakan komposisi 2 hingga 3 bagian pukan/kohe dicampurkan dengan 3 bagian tanah;

·         Lakukan penyaringan tanah galian lubang tanam menggunakan saringan kawat strimin dengan ukuran lubang saringan 1 cm, gunanya untuk memisahkan batuan kecil (kerikil) sekaligus kotoran-kotoran lainnya yang mungkin terdapat di dalam tanah (sampah plastik, potongan kayu, dan sebagainya) yang bisa mengganggu pertumbuhan akar tanaman muda;

·         Tanah dan pukan/kohe dengan perbandingan volume yang tepat telah siap. lakukan pengadukan merata secara manual pada saat pencampuran tanah dan pukan/kohe dan ulangi proses pencampuran dan pengadukan tersebut sebanyak 2 hingga 3 kali agar tanah dan pukan/kohe dapat tercampur sempurna membentuk campuran yang homogen;

·         Campurkan kembali pupuk yang mengandung fosfat dalam bentuk pupuk TSP (Triple Super Phosphat), SP36, maupun pupuk RP (Rock Phosphat), dengan jumlah yang disesuaikan dengan ukuran lubang tanam, berkisar antara 50 hingga 150 gram per lubang tanam, yang diberikan pada saat pengadukan tanah dengan pukan/kohe;

·         Masukkan kembali campuran tanah/kohe ke dalam lubang tanam hingga batas tinggi leher akar bibit yang akan ditanam. Padatkan tanah pada semua bagian sisi samping lubang untuk menghindari efek longsor jika tersiram air atau terkena hujan deras, agar bibit yang ditanam tidak berubah posisi setelah bibit di tanam;

·         Robek plastik dan keluarkan bibit dari plastik polybag, letakkan bibit pada bagian tengah lubang tanam dengan kedalaman yang disesuaikan.;

·         Masukkan kembali campuran tanah dan pukan di sekeliling lubang, menutupi semua akar tanaman hingga batas tinggi yang disarankan adalah sebatas leher akar bibit tersebut dan tidak mencapai titik sambungan;

·         Padatkan tanah di sekeliling bibit agar bibit berdiri dengan tegak/ tidak miring dan tidak berlobang setelah disiram;

·         Segera siramkan air dalam volume secukupnya (10 - 20 liter) ke tanaman agar tanah menjadi basah dan jenuh oleh air, sekaligus menghindarkan tanaman menjadi layu pasca penanaman;

·         Taburkan kapur dolomit yang mengandung unsur Calsium dan Magnesium untuk menjaga ke-stabilan pH (derajat kemasam-an) tanah sekaligus memberi asupan nutrisi bagi tanaman muda yang ditanam di lahan terbuka.

Hal penting lainnya pasca penanaman selesai dilakukan adalah pengendalian gulma, kendalikan pertumbuhan gulma dengan penyiangan manual/mekanis jika jumlah tanaman sedikit dan dekat dengan jangkauan tempat tinggal, namun jika jumlah tanaman tergolong cukup banyak di lahan yang jauh, lakukan pengendalian gulma secara kimiawi.

Gunakan herbisida (racun rumput) berbahan aktif isoprofil amina glifosat         (contoh : RoundUp, SunUp, Rambo, Basmilang) yang dicampur dengan herbisida berbahan aktif 2,4D amina (contoh : DMA6, Lindomin) dengan takaran mengikuti anjuran di label kemasan herbisida. Kombinasi dua bahan aktif herbisida tersebut mampu mengendalikan dan menekan pertumbuhan gulma rumput dan beberapa gulma berdaun lebar dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan berikutnya.

 

 




246 Komentar :

Cara pemesanan Obat ACE MAXS
16 Juni 2014 - 10:19:43 WIB

Makasih gan infonya, http://goo.gl/2fzzca TOP BGT,,
Obat Infeksi Telinga Tradisional
16 Juni 2014 - 10:24:15 WIB

salam & sukses untuk kak admin & semua pengunjung http://goo.gl/sV24zq
Obat Herbal Hernia
16 Juni 2014 - 10:29:53 WIB

thanks admin telah berbagi, http://goo.gl/8t9Rga
Obat Herbal Kanker Darah
16 Juni 2014 - 10:38:22 WIB

sukses selalu untuk semua ya http://goo.gl/kDKvwF
Obat Benjolan Di Payudara Alami
16 Juni 2014 - 10:44:14 WIB

gan, izin baca artikel nih, http://goo.gl/V4sgmW
terimakasih
Obat Gagal Ginjal Alami
16 Juni 2014 - 10:49:19 WIB

share Artikelnya sangat bermanfaat bagi kami. http://goo.gl/oHahdw
terimakasih..
Obat Diabetes Melitus Alami
16 Juni 2014 - 10:54:22 WIB

selamat siang & selamat menjalankan aktivitas di hari senin, http://goo.gl/rb8hlY
Obat Kelenjar Getah Bening Di Leher Alami
16 Juni 2014 - 10:59:06 WIB

Terimakasih Untuk Informasinya ! http://goo.gl/13NmdG
Obat Ginjal Bocor Herbal
16 Juni 2014 - 11:05:38 WIB

terimakasih gan,, http://goo.gl/ay95kH
Obat Benjolan Di Leher Tradisional
16 Juni 2014 - 11:09:36 WIB

terimakasih gan buat wawasannya, http://goo.gl/ZAQm3X mantaaabb !...
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ... | 25 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)